Proposal Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

Dalam usianya yang hampir menyentuh 65 tahun, sejak 11 September 1945 ketika pertambangan di Indonesia memiliki lembaga pertamanya yang disebut Jawatan Tambang dan Geologi yang bernaung dibawah Kementrian Kemakmuran, paling tidak telah mengalami 13 kali perubahan nama, dimana pada tahun 2000 perubahan yang terakhir dari semula Departemen Pertambangan dan Energi menjadi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Hal tersebut mencerminkan betapa dinamika dan tuntutan pengabdian pada dunia pertambangan bagi negeri ini begitu besar dan kompleks.
Perjalanan panjang pengabdian sebuah institusi untuk senantiasa memberi yang terbaik bagi bangsa patut diberikan apresiasi. Sejak jaman kolonialisme hingga era reformasi perkembangan pertambangan di Indonesia mengalami kemajuan begitu pesat dalam segala hal, baik dari segi teknologi, sumber daya manusia, maupun strategi pengelolaan pada semua potensi pertambangan dan energi yang dimiliki Indonesia. Begitu besar dan beragamnya potensi kekayaan alam yang dimiliki, pada satu sisi dianggap sebagai anugerah yang secara otomatis harus memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya. Namun pada sisi yang lain mestinya harus difahami secara utuh bahwa dengan potensi yang dimiliki begitu beragam dan besar ditambah letaknya juga tersebar di seantero nusantara, maka hal ini harus disikapi secara arif betapa untuk mengelola semua potensi yang ada diperlukan kemampuan pengelolaan yang tidak mudah, sehingga memerlukan perjalanan waktu yang tidak sedikit untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa ini.
Peran seluruh lapisan masyarakat dengan seluruh kultur yang ada di berbagai wilayah negeri ini begitu penting, baik secara langsung maupun tidak langsung, bagi perkembangan dan kemajuan pertambangan di Indonesia. Maka sangatlah penting fungsi sebuah komunikasi dua arah, antara subyek dan obyek, antara pengelola dan masyarakat di lingkungan, antara pengambil kebijakan dan para stakeholder, demi terciptanya persepsi dan kearifan masyarakat. Untuk itulah kami menganggap penting dalam menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke-65 bisa diterbitkan Buku Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral - 65 tahun Mengabdi yang mengetengahkan perjalanan pengabdian Departemen ESDM dengan mengetengahkan potensi, peluang, prestasi, strategi, perencanaan dan tantangan memajukan dunia pertambangan bagi negeri tercinta dari masa ke masa. Kami yakin buku tersebut akan mendapatkan respon positip dari seluruh kalangan, satu dan lain hal demi terciptanya informasi yang utuh sebagai komunikasi Departemen ESDM dengan masyarakat umum.
http://www.ziddu.com/download/14836680/logoesdmvector.cdr.html

Peran seluruh lapisan masyarakat dengan seluruh kultur yang ada di berbagai wilayah negeri ini begitu penting, baik secara langsung maupun tidak langsung, bagi perkembangan dan kemajuan pertambangan di Indonesia. Maka sangatlah penting fungsi sebuah komunikasi dua arah, antara subyek dan obyek, antara pengelola dan masyarakat di lingkungan, antara pengambil kebijakan dan para stakeholder, demi terciptanya persepsi dan kearifan masyarakat. Untuk itulah kami menganggap penting dalam menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke-65 bisa diterbitkan Buku Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral - 65 tahun Mengabdi yang mengetengahkan perjalanan pengabdian Departemen ESDM dengan mengetengahkan potensi, peluang, prestasi, strategi, perencanaan dan tantangan memajukan dunia pertambangan bagi negeri tercinta dari masa ke masa. Kami yakin buku tersebut akan mendapatkan respon positip dari seluruh kalangan, satu dan lain hal demi terciptanya informasi yang utuh sebagai komunikasi Departemen ESDM dengan masyarakat umum.
http://www.ziddu.com/download/14836680/logoesdmvector.cdr.html
0 komentar:
Posting Komentar